artikel vitamin C

ARTIKEL


SUDAHKAH TUBUH ANDA TERCUKUPI VITAMIN ?
Oleh : Nur Maliyah

Vitamin adalah sekelompok senyawa organik berbobot molekul kecil yang memiliki fungsi vital dalam metabolisme organisme. Dipandang dari sisi enzimologi (ilmu tentang enzim), vitamin adalah kofaktor dalam reaksi kimia yang dikatalisasi oleh enzim. Istilah “vitamin” sebenarnya sudah tidak tepat untuk dipakai dalam pengertian biokimia karena tidak memiliki kesamaan struktur tetapi akhirnya dipertahankan dalam konteks ilmu kesehatan dan gizi. Nama ini berasal dari gabungan kata bahasa Latin vita yang artinya “hidup” dan amina (amine) yang mengacu pada suatu gugus organik yang memiliki atom nitrogen (N).
Menurut Asizah (2013) Secara umum vitamin tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Tiap-tiap vitamin memiliki fungsi dan tugas yang berbeda dalam mengatur pertumbuhan dan pemeliharaan kesehatan. Secara total, ada tiga belas macam vitamin, yaitu vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12, C, D, E, dan K. Sedangkan garis besar, vitamin dibedakan menjadi dua yaitu vitamin yang larut dalam lemak (fat soluble vitamins) dan vitamin yang larut dalam air (water soluble vitamins).
Sebagai salah satu komponen gizi, vitamin diperlukan memperlancar proses metabolisme tubuh, dan tidak berfungsi menghasilkan energi. Vitamin terlibat dalam proses enzimatik. Tubuh memerlukan vitamin dalam jumlah sedikit, tetapi jika kebutuhan yang sedikit itu diabaikan, akan mengakibatkan terganggunya metabolisme di dalam tubuh kita karena fungsinya tidak dapat digantikan oleh senyawa lain. Kondisi kekurang vitamin disebut avitaminosis. Selain itu, vitamin berfungsi untuk membantu pengaturan atau proses kegiatan tubuh (vitamin mempunyai peran sangat penting dalam metabolisme tubuh), karena vitamin tidak dapat dihasilkan oleh tubuh. Berikut ini manfaat vitamin berdasarkan jenisnya :
I.                  Vitamin A.

·         berperan daalam proses-proses didalam tubuh, yaitu :
1.      Membantu proses penglihatan dengan menghasilkan rodopsin
  1. Membentu metabolisme protein
  2. Membantu pembentkan kembali se-sel tubuh
·         Dampak Apabila Kekurangan atau Kelebihan vitamin A :
Akibat kekurangan (defisiensi) Vitamin A, yaitu buta senja, selaput conjuctiva mengering, bitot spot pada conjunctiva, mata kering, dll.
·         Akibat kelebihan  (ekses) Vitamin A bisa menyebabkan keracunan dengan tanda-tanda sebagai berikut :
1.       Cepat lelah
  1. Rambut rontok
  2. Kulit kasar
  3. Mual dan muntah
II.               Vitamin B.
Berperan penting dalam metabolisme didalam tubuh, terutama dalam hal pelepasan energi saat beraktivitas dan pembentukan sel darah merah. Kekurangan vitamin B dalam jumlah banyak dapat menyebabkan kulit pecah-pecah, keram otot, dan insomnia. (Anonim, 2011)

III.           Vitamin C.
·         Manfaat vitamin C bagi tubuh :
Menghambat reaksi-reaksi oksidasi dalam tubuh yang berlebihan dengan bertindak sebagai inhibitor. Peran vitamin C yang lain pula sebagai senyawa pembentuk kolagen yang merupakan protein penting penyusun jaringan kulit, sendi, tulang, dan jaringan penyokong lainnya.

·         Akibat kelebihan vitamin Cdalam tubuh:
1.      Dapat menyebabkan batu ginjal
2.      Gangguan saluran pencernaan, dan
3.      Rusaknya sel darah merah

IV.           Vitamin D.
·         Fungsi vitamin  D bagi tubuh  adalah untuk :
1.  Membantu absorsi Ca dan P dari usus halus
2.  Membantu transpor Ca dalam  sel
3.  Pembentukan tulang dan gigi dalam bersama-sama Ca dan P
4.  Menjaga keseimbangan Ca dan P

·         Akibat kekurangan (defisiensi)  Vitamin D :
1.    Penyakit rakhitis pada anak-anak
2.    Osteomalacia pada orang dewasa
3.    Hypoplasia dan kerusakan gigi geligi
4.    Rakhitis dan osteomalacia di daerah tropik
V.               Vitamin E.
Berperan dalam menjaga kesehatan berbagai jaringan didalam tubuh, mulai dari jaringan kulit, mata, sel darah merah, hingga hati.

VI.           Vitamin K.
Berperan dalam pembentukan sistem peredaran darah yang baik dan penutupan luka. Akibat kekurangan vitamin K dapat mengakibatkan pendarahan. (wordpress, 2009)
Kebanyakan vitamin tidak dapat disintesis oleh tubuh sehingga harus memperoleh dari makanan. Vitamin diperlukan dalam jumlah sedikit karena vitamin bekerja sebagai katalisator yang memungkinkan transformasi kimia macron nutrient yang secara bersama-sama kita sebut dengan metabolisme.

Banyak solusi yang dapat diambil untuk mengatasi semua masalah tentang vitamin, contohnya pada vitamin C, untuk mengatasi penyakit yang diakibatkan kekurangan vitamin C, dapat diatasi dengan memperbanyak memakan jeruk. jeruk mempunyai serat yang cukup tinggi bukan hanya untuk mengatasi penyakit sariawan, tetapi pula untuk menurunkan berat badan bagi yang mengalami kelebihan lemak.

Sebagai manusia yang sadar akan gizi hendaknya menjaga keseimbangan vitamin didalam tubuh agar tidak terjadi berbagai penyakit. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menjaga pola makan, yang terdiri dari 4 sehat 5 sempurna.



DAFTAR PUSTAKA




Penulis adalah siswi SMA Al-Amin Paciran kelas XII IPA yang bertempat tinggal di Dusun Karangtumpuk Desa Campurejo Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik.

Komentar